RSUD Wonosari Edukasi Dokter Muda FK UII tentang Deteksi Dini Gangguan Pendengaran dalam Peringatan WHD 2026
Wonosari, 25/02/2026 - Dalam rangka memperingati World Hearing Day (WHD) 2026, RSUD Wonosari bekerja sama dengan KOMDA PGKT Gunungkidul menggelar kegiatan edukasi kesehatan telinga dan pendengaran bagi dokter muda dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII).
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan RSUD Wonosari ini bertujuan meningkatkan pemahaman calon dokter mengenai pentingnya deteksi dini gangguan pendengaran serta penatalaksanaan awal kasus-kasus THT di layanan kesehatan tingkat pertama.

Hadir sebagai narasumber, dr.Ima Dewi Rosmawati, Sp.THT.KL., M.Sc., menyampaikan bahwa skrining pendengaran sejak bayi baru lahir menjadi langkah krusial dalam mencegah dampak jangka panjang. “Keterlambatan deteksi dapat memengaruhi kemampuan bicara, tumbuh kembang, hingga kualitas hidup anak di masa depan,” ujarnya.
Selain membahas pentingnya skrining, materi juga mencakup faktor risiko gangguan pendengaran pada anak dan dewasa, bahaya paparan bising berlebihan, edukasi penggunaan alat pelindung telinga, serta alur rujukan dan kolaborasi lintas profesi dalam penanganan gangguan pendengaran.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi kasus, tanya jawab, serta praktik pemeriksaan telinga dasar. Para dokter muda tampak antusias mengikuti setiap sesi sebagai bekal saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui momentum WHD 2026 ini, RSUD Wonosari bersama KOMDA PGKT Gunungkidul menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya nasional penanggulangan gangguan pendengaran dan ketulian, sekaligus memperkuat sinergi antara rumah sakit pendidikan dan institusi akademik.

- By admin
- 26 Februari 2026
- 17
