RSUD Wonosari Gelar Skrining Pendengaran dan Bersih Telinga di SD Muhammadiyah Al-Mujahidin Wonosari
Wonosari, 11/04/2026 - Dalam rangka memperingati World Hearing Day 2026, RSUD Wonosari melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa bersih-bersih telinga dan skrining pendengaran bagi siswa SD Muhammadiyah Al-Mujahidin Wonosari pada Kamis, 9 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan pendengaran anak usia sekolah. Gangguan pendengaran yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berdampak pada proses belajar, perkembangan bahasa, serta interaksi sosial anak. Oleh karena itu, deteksi dini melalui skrining menjadi langkah penting dalam pencegahan dan penanganan lebih lanjut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak SD Muhammadiyah Al-Mujahidin Wonosari serta RSUD Wonosari. Selanjutnya, dilaksanakan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan telinga dan pendengaran yang disampaikan secara interaktif kepada para siswa.
Dalam sambutannya, Ketua KOMDA PGPKT Gunungkidul, dokter spesialis THT BKL RSUD Wonosari dr. Ima Dewi Rosmawati, M.Sc., Sp.T.H.T.K.L., menyampaikan bahwa kegiatan ini mencakup 665 siswa dari kelas 1 hingga kelas 5 dan memperkenalkan penggunaan teknologi terbaru dalam melakukan deteksi dini.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Wonosari, dr. Diah Prasetyorini, M.Sc., dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung upaya promotif dan preventif, serta kesiapan untuk melaksanakan kegiatan serupa di berbagai lokasi lainnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan bersih-bersih telinga dan skrining pendengaran. Siswa kelas 1 dan 2 menjalani pemeriksaan di ruang kelas masing-masing, sedangkan siswa kelas 3, 4, dan 5 mengikuti kegiatan di aula pertemuan secara bergantian.
Skrining pendengaran dilakukan menggunakan aplikasi digital Screen-H. Bagi siswa yang terindikasi mengalami gangguan pendengaran, dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa audiometri untuk memastikan kondisi lebih lanjut.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi tenaga kesehatan dari RSUD Wonosari, KOMDA PGPKT Gunungkidul, IDI Gunungkidul, PERHATI-KL Cabang DIY, serta civitas akademika dari Departemen THTKL FK-KMK UGM hingga FK Universitas Islam Indonesia. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat partisipasi aktif dari para siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan telinga dan pendengaran, serta mendukung program nasional skrining pendengaran pada anak usia sekolah. RSUD Wonosari berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui kegiatan promotif dan preventif yang berkelanjutan.

- By admin
- 11 April 2026
- 17
