Lomba 5R Dorong Budaya Kerja Bersih dan Tertata di RSUD Wonosari Menjelang Re-Akreditasi
Wonosari, 22/08/2026 - RSUD Wonosari melaksanakan kegiatan Lomba Manajemen Lingkungan Kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) pada Jumat–Sabtu, 21–22 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya rumah sakit dalam meningkatkan budaya manajemen lingkungan kerja sekaligus mempersiapkan pelaksanaan re-akreditasi yang dijadwalkan pada 27–29 Agustus 2026. Program 5R merupakan metode penataan tempat kerja yang bertujuan meningkatkan efisiensi, kualitas, kenyamanan, dan keselamatan kerja. Penerapan 5R juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang tertata, bersih, aman, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan kepada pasien.
Dalam pelaksanaannya, penilaian dilakukan oleh tim yang berasal dari Instalasi Sanitasi, Tim Kerja Operasional Pengembangan Mutu, Bidang Sarana Pelayanan Kesehatan dan Teknologi Informasi, serta Tim Kerja Operasional Pelayanan Penunjang. Tim penilai melakukan observasi secara langsung terhadap penerapan prinsip 5R di berbagai unit dan instalasi di lingkungan RSUD Wonosari. Penilaian mencakup berbagai unit pelayanan, instalasi, ruang perawatan, unit penunjang, serta klinik spesialis di lingkungan RSUD Wonosari. Cakupan tersebut meliputi area pelayanan medis, penunjang medis, perawatan, administrasi, hingga fasilitas pendukung rumah sakit.
Penilaian dilakukan berdasarkan lima unsur utama 5R. Ringkas (R1) menekankan pemilahan barang yang diperlukan dan tidak diperlukan serta penempatan barang yang sudah tidak digunakan. Rapi (R2) berfokus pada penataan dan penyimpanan barang sesuai tempatnya, sehingga mudah ditemukan dan dikembalikan. Resik (R3) mencakup kebersihan tempat kerja, mesin, peralatan, dan barang agar terbebas dari debu maupun kotoran. Selanjutnya, Rawat (R4) merupakan upaya mempertahankan hasil penerapan tiga unsur sebelumnya melalui standardisasi kebersihan, penataan, dan pemeliharaan lingkungan kerja. Sementara itu, Rajin (R5) menekankan pembentukan kebiasaan positif dan komitmen seluruh staf agar penerapan 5R dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Selain kelima unsur tersebut, penilaian juga mencakup aspek pengelolaan sampah sesuai standar, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan rumah sakit yang bersih dan mendukung keselamatan serta kenyamanan pasien maupun petugas. Melalui kegiatan lomba ini, kepala ruang dan seluruh staf diharapkan tidak hanya berfokus pada hasil penilaian, tetapi juga mampu menjadikan 5R sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari. Keterlibatan seluruh staf menjadi kunci agar lingkungan kerja yang bersih, rapi, aman, dan nyaman dapat dipertahankan secara berkelanjutan. Dengan penerapan 5R yang konsisten, diharapkan tercipta budaya kerja yang positif, lingkungan rumah sakit yang nyaman dan aman, serta peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien dan keluarga.

- By admin
- 25 Agustus 2026
- 17
