Hibah Alat Kesehatan Diuji, Layanan RSUD Wonosari Terus Diperkuat
Wonosari, 3 September 2026 - Pemanfaatan hibah alat kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan dukungan pemerintah terhadap peningkatan layanan kesehatan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk melihat kesesuaian program secara menyeluruh, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan uji petik terhadap hibah Kementerian Kesehatan, mulai dari perencanaan dan kesesuaian kebutuhan fasilitas kesehatan, termasuk dengan jumlah anggaran yang diberikan, hingga pelaksanaan dan pemanfaatan alat kesehatan. RSUD Wonosari menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang dikunjungi karena mendapatkan hibah alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan.
Kunjungan BPK ke RSUD Wonosari dilaksanakan pada Rabu (2/9/2026) melalui agenda uji petik alat kesehatan SIHREN Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Yudistira dan diikuti jajaran RSUD Wonosari bersama PMU SIHREN Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI serta Tim Uji Petik BPK.
Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pengecekan terhadap sejumlah alat kesehatan hibah yang diterima RSUD Wonosari, di antaranya mammografi, CT Scan, dan Cathlab. Pengecekan ini menjadi bagian dari uji petik untuk melihat secara langsung keberadaan dan pemanfaatan alat kesehatan yang diberikan melalui program hibah Kementerian Kesehatan dalam mendukung pelayanan kesehatan di daerah.
Bagi RSUD Wonosari, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan pemanfaatan fasilitas hibah dalam mendukung pengembangan layanan kesehatan. Kehadiran mammografi, CT Scan, dan Cathlab diharapkan semakin memperkuat kemampuan RSUD Wonosari dalam memberikan layanan pemeriksaan dan penanganan yang lebih lengkap bagi masyarakat Gunungkidul, sekaligus memastikan bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat guna.

- By admin
- 03 September 2026
